Kontribusi Akademisi FUSI UINSU: Dr. Maraimbang Daulay Jadi Panelis Debat Pilkada Asahan 2024

Kisaran, SAA FUSI UIN Sumatera Utara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asahan sukses menggelar debat publik calon bupati dan wakil bupati pada Jumat (1/11/2024) malam di Aula Kantor KPU Asahan. Acara yang disiarkan langsung via YouTube ini menampilkan tiga pasangan calon: Taufik Zainal Abidin-Rianto (nomor urut 1), H. Surya Darma-Faisal AR (nomor urut 2), dan Ahmad Zarnawi-Jamil (nomor urut 3). Ketua KPU Asahan, Hidayat, membuka debat dengan menekankan peranannya sebagai wadah transparan untuk masyarakat menilai visi-misi calon, sambil menjamin netralitas dan keamanan bekerja sama dengan aparat setempat. Sorotan utama jatuh pada Dr. Maraimbang Daulay, M.A., Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UINSU Medan, yang diundang sebagai panelis untuk memperkaya diskusi dengan pertanyaan mendalam.

Dr. Maraimbang Daulay, pakar filsafat ilmu dan analisis sosial, fokus pada segmen debat tentang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis nilai keagamaan. Ia mengajukan pertanyaan tajam, seperti strategi integrasi pendidikan religius dengan pengembangan ekonomi kreatif untuk atasi pengangguran pemuda di Asahan, berdasarkan data BPS 2023. Para calon merespons dengan program konkret, seperti beasiswa zakat dari pasangan nomor 1, penguatan pesantren syariah dari nomor 2, dan koperasi masjid untuk pemberdayaan perempuan dari nomor 3. Dr. Daulay memuji kualitas debat sebagai bukti kematangan demokrasi, sambil menghimbau masyarakat memilih berdasarkan track record dan etika, mengutip pesan Gus Dur tentang musyawarah dalam keragaman.

Acara berlangsung kondusif tanpa insiden, dihadiri tokoh masyarakat seperti Ketua DPRD Asahan H. Zulkarnain dan ulama setempat, yang memuji komitmen KPU Asahan di bawah Bapak Hidayat. Debat ini bagian dari rangkaian Pilkada Asahan menuju pemungutan suara 27 November 2024, memperkuat citra FUSI UINSU sebagai mitra demokrasi Sumut. Kontribusi Dr. Maraimbang Daulay tidak hanya menambah substansi, tapi juga mengingatkan bahwa kepemimpinan lahir dari dialog ilmu, membawa harapan Asahan adil dan makmur.