Medan, SAA FUSI UIN Sumatera Utara – Pada hari Sabtu 27 Agustus 2022, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara telah melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan ke Tempat Aliran Sampalan yang terletak di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa aktif Program Studi Studi Agama-Agama yang tergabung dalam HMP, serta didampingi oleh dosen pembimbing lapangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda akademik tahunan HMP Studi Agama-Agama yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai keragaman agama dan keyakinan lokal yang berkembang di masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami secara langsung praktik keagamaan dan sistem kepercayaan masyarakat penganut aliran Sampalan yang masih bertahan hingga kini.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan HMP diterima dengan baik oleh perwakilan komunitas penganut kepercayaan tersebut. Acara diawali dengan sambutan dari pihak tuan rumah yang menjelaskan sejarah singkat serta nilai-nilai spiritual yang diyakini dalam ajaran Sampalan. Mahasiswa kemudian melakukan observasi lapangan dengan mengamati ritual, simbol-simbol keagamaan, serta struktur sosial yang ada di lingkungan kepercayaan tersebut. Selain itu, juga diadakan sesi diskusi interaktif untuk menggali pemahaman lebih mendalam tentang hubungan antara kepercayaan lokal dengan nilai-nilai budaya Batak Toba.
Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Mahasiswa menunjukkan sikap terbuka, toleran, serta menghargai perbedaan keyakinan yang menjadi bagian dari realitas keberagaman agama di Indonesia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan empiris mengenai bagaimana kepercayaan lokal berkontribusi terhadap keragaman spiritual dan budaya Nusantara.
Dengan demikian, kegiatan kunjungan lapangan ini menjadi sarana penting dalam mengintegrasikan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan realitas sosial-keagamaan di masyarakat. Diharapkan hasil pembelajaran dari kunjungan ini dapat memperkuat kompetensi akademik mahasiswa dalam kajian studi agama-agama, khususnya dalam bidang antropologi agama dan studi kepercayaan lokal.
