Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan telah melaksanakan analisis capaian kinerja untuk mendukung akreditasi Program Studi Studi Agama-Agama (PSSAA). Analisis ini mencakup identifikasi permasalahan, penyebab utama, dan strategi perbaikan yang dirumuskan untuk memenuhi berbagai indikator kinerja utama dan tambahan. Beberapa permasalahan utama mencakup kurangnya pemahaman civitas akademika terhadap visi, misi, tujuan, dan strategi fakultas, minimnya penelitian kolaboratif, serta kurang optimalnya pengelolaan sarana prasarana pendidikan. Dalam menjawab tantangan tersebut, FUSI menginisiasi berbagai program, seperti pelatihan SDM, penguatan kerja sama internasional, dan optimalisasi sistem pelaporan kinerja. Strategi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan akademik yang kondusif guna mendorong pencapaian kinerja yang berkelanjutan.
Berdasarkan analisis SWOT, FUSI UIN SU berada dalam Kuadran I (Strategi Progresif), yang mencerminkan fondasi internal yang kuat serta peluang eksternal yang besar. Kekuatan internal seperti dokumen perencanaan strategis yang terintegrasi dan komitmen civitas akademika menjadi modal penting untuk menghadapi kelemahan, seperti keterbatasan jumlah guru besar dan infrastruktur pendukung. Di sisi lain, peluang eksternal, seperti pengembangan kerja sama internasional dan potensi pendanaan dari mitra global, memberikan kesempatan besar untuk memperluas jangkauan institusi. Strategi pengembangan diarahkan untuk mengatasi hambatan yang ada, memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi, serta memperkuat branding fakultas baik di tingkat nasional maupun internasional.