Medan, SAA FUSI UIN Sumatera Utara – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) melaksanakan kegiatan kunjungan dan silaturahmi ke Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Penginjil, yang berlokasi di Medan Mandala.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja HMJ Studi Agama-Agama dalam rangka memperkuat pemahaman lintas agama serta mempererat hubungan harmonis antarumat beragama. Kunjungan tersebut juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal tradisi dan kehidupan keagamaan umat Katolik di lingkungan gereja.
Rombongan mahasiswa disambut dengan hangat oleh pihak Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Penginjil. Dalam suasana penuh keakraban, perwakilan gereja menyampaikan sambutan dan penjelasan mengenai sejarah berdirinya gereja, tata cara peribadatan umat Katolik, serta makna simbol-simbol liturgi yang terdapat di dalam gereja.
Mahasiswa HMP Studi Agama-Agama juga berkesempatan melakukan dialog langsung dengan pengurus gereja mengenai nilai-nilai keimanan, kemanusiaan, dan pentingnya menjaga persaudaraan dalam perbedaan. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran kasih, moralitas, serta semangat toleransi yang menjadi dasar kehidupan umat Katolik.
Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami keberagaman agama di Indonesia. Selain memperkaya pengetahuan akademik dalam bidang studi agama-agama, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa empati, sikap toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan keyakinan. Dialog lintas iman ini diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa tentang pentingnya membangun komunikasi lintas agama untuk menjaga perdamaian dan keharmonisan sosial.
Selain berdialog, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat citra positif mahasiswa UIN Sumatera Utara sebagai agen moderasi beragama. Melalui pendekatan dialogis dan keterbukaan, mahasiswa menunjukkan sikap saling menghormati serta semangat belajar tanpa prasangka. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai moderasi beragama yang menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter mahasiswa di lingkungan kampus.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan simbol terjalinnya hubungan baik antara HMJ Studi Agama-Agama FUSI UIN Sumatera Utara dengan Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Penginjil Medan Mandala. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terus terjalin silaturahmi dan kerja sama lintas agama sebagai upaya membangun jembatan persaudaraan, toleransi, dan kehidupan masyarakat yang rukun dan berkeadaban.
