Medan, SAA FUSI UIN Sumatera Utara – Pada tanggal 14 januari 2026 telah dilaksanakan kegiatan wawancara sebagai bagian dari rangkaian penelitian dalam pelaksanaan magang di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Kegiatan wawancara ini dilaksanakan di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, yang berlokasi di Kota Medan. Wawancara dilakukan bersama Pastor Marcelinus Bedin, CMF, selaku pemuka agama Katolik yang menjadi narasumber dalam kegiatan penelitian tersebut.
Kegiatan wawancara ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan kehidupan umat Katolik, peran gereja sebagai rumah ibadah, serta kontribusi gereja dalam menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Dalam wawancara tersebut, Pastor Marcelinus Bedin, CMF menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya dialog antarumat beragama, sikap saling menghormati, serta kerja sama lintas agama sebagai fondasi utama dalam menciptakan keharmonisan sosial di Kota Medan.
Selain itu, narasumber juga menjelaskan peran gereja tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, sosial, dan kemasyarakatan. Gereja turut berperan aktif dalam membangun relasi yang baik dengan masyarakat sekitar serta mendukung berbagai kegiatan yang mendorong terciptanya toleransi dan persatuan antarumat beragama. Penjelasan yang disampaikan memberikan gambaran nyata mengenai praktik kehidupan beragama yang rukun dan saling menghargai di lingkungan gereja dan masyarakat sekitarnya.
Kegiatan wawancara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Selama proses wawancara, terjadi komunikasi dua arah yang baik antara tim peneliti dan narasumber, sehingga data dan informasi yang diperoleh dinilai relevan dan mendukung tujuan penelitian. Dokumentasi kegiatan juga dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan bukti pelaksanaan kegiatan penelitian
