Dairi, SAA FUSI UIN Sumatera Utara – Mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama-Agama UIN Sumatera Utara melakukan audiensi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan akademik dengan instansi pemerintahan serta menggali peluang kerja sama dalam program sosial dan keagamaan di Kabupaten Dairi.
Dalam audiensi yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kemenag Dairi, para mahasiswa diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, (H. Riswan Gaja, S.Ag, M.M.,), beserta jajaran. Dalam sambutannya, Beliau mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menjalin komunikasi dan berkontribusi terhadap kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik kedatangan mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama. Sinergi antara akademisi dan pemerintah sangat penting dalam membangun moderasi beragama dan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di Kabupaten Dairi,” ujar Kakankemenag Dairi.

Mahasiswa yang hadir dalam audiensi juga menyampaikan berbagai program pengabdian yang akan mereka laksanakan, seperti dialog lintas agama, sosialisasi moderasi beragama, serta pendampingan bagi komunitas keagamaan di wilayah tersebut. Ketua rombongan mahasiswa, (Fikri Ahmadi), menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama yang lebih erat antara akademisi dan pemerintah.
“Kami ingin memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, terutama dalam bidang pemahaman keagamaan yang inklusif dan moderat. Moderasi beragama menjadi aspek penting dalam membangun kehidupan yang harmonis dan damai di tengah keberagaman. Kami berharap Kementerian Agama dapat menjadi mitra dalam merealisasikan program-program kami,” ungkap Fikri.
Audiensi ini diakhiri dengan sesi diskusi antara mahasiswa dan pihak Kemenag mengenai berbagai isu keagamaan dan sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat di Kabupaten Dairi. Dalam diskusi ini, juga dibahas peran moderasi beragama dalam mencegah intoleransi dan meningkatkan kerukunan umat beragama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh wawasan yang lebih luas tentang praktik keagamaan di tingkat lokal serta dapat mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan dalam kegiatan nyata di masyarakat.